h1

Hobi baru kami

February 3, 2010

Sejak oppa definitely working in Balikpapan, tidak lagi bolak balik Balikpapan – Field. Maka inilah hobi baru kami ketika weekend tiba

Makan jagung bakar

Makan Sop buah

While enjoying sunset at Pantai Melawai Balikpapan

pictures taken from my coolest birthday gift ever, canon powershot G11, from my beloved oppa :)

h1

Better late then never – welcoming 2010

January 8, 2010

Today at 15h30, after deep thought and long discussion, i give my answer to them

Coming years will be very much of fun, hope and tears :)

Bismillah

h1

Ngga jadi ke piala Asia

January 7, 2010

Kalah (lagi!!), ngga jadi deh ke piala Asia. 2 – 1 lawan Oman semalem. Garuda lagi masup angin kali ya, males terbang tinggi.

Tapi suguhan pertandingan semalam menggembirakan dengan closing pemain ke-12 yang merangsek masuk untuk bikin gol :)

Lengkapnya ada disini

Coba pak polisi biarin aja, kali aja skor jadi 2 – 2 :)

h1

Finally, you’re mine!

January 6, 2010

Oppa, kahmsa hahmnida. Saranghamnida….

Thank you for bringing it home for me :)

h1

Gorgeous Jae Hee

January 5, 2010

Fall in love with gorgeous Jae Hee…

*Witch amusement (Witch Yoo Hee), Sassy Girl Chun Hyang. And still hunting his other dramas and movies…

picture from google

h1

Buku akhir tahun

December 31, 2009

HOEGENG: Oase Menyejukkan Di Tengah Perilaku Koruptif Para Pemimpin Bangsa

Despite of banyak informasi yang diulang-ulang di dalam buku ini, tapi buku ini layak dibaca. It is nice to know masih ada seseorang di dunia yang dekat dengan keluarga saya (baca: kepolisian) dengan pangkat tinggi senantiasa menjalankan prinsip hati nuraninya padahal kesempatan untuk “memperkaya” diri terbuka lebar dan sulit untuk dihindari.

Ada quote yang tertera di cover buku itu bunyinya begini:

“Hanya ada 3 polisi didunia ini yang tidak korupsi: Pak Hoegeng, patung polisi dan polisi tidur”

Tapi saya punya quote versi saya:

“Hanya ada 5 polisi didunia ini yang tidak korupsi: Pak Hoegeng, ayah saya, abang saya, patung polisi dan polisi tidur”

Ayah saya, mengajarkan saya selalu sederhana. Hingga ia pensiun dini karena kecelakaan motor yang dialaminya sehingga kakinya patah dan membuatnya berjalan pincang, tidak pernah kami memiliki mobil. Sekali-sekalinya punya motor pun membuat beliau kecelakaan. Satu-satunya harta yang dia miliki adalah sebidang tanah dan rumah yang dia beli sangat murah sekali dengan tabungan dari gajinya. Hasil kontrak rumah inilah yang membuat kami berempat menyelesaikan sekolah kami hingga perguruan tinggi.

Abang saya, diam-diam mendaftarkan diri masuk akabri. Bahkan kedua orang tua saya pun tidak tahu. Kecurigaan mereka muncul ketika abang saya selalu bangun ketika adzan subuh dan selesai sholat dia akan lari entah berapa putaran lapangan bola di komplek kami. Sebelumnya hanya olahraga basket yang ditekuni diklub basket di senayan yang dia tercatat sebagai anggota sejak dia kelas 3 SMP. Setelah diinterogasi dia mengaku sudah mendaftarkan dirinya masuk akabri, just in case dia ngga lulus UMPTN. Orang tua saya waktu itu kaget, komentarnya cuma sedikit saja, “Le (baca: thole, panggilan kesayangan abang saya dirumah), bapak ibu ngga punya uang untuk kamu masuk akabri”. Bisa dibayangkan kan maksudnya apa. Ayah saya tau persis bahwa kalo mau masuk polisi butuh “modal” yang besar, jangankan akabri mau masuk polisi dari level bintara aja tetangga-tetangga saya harus mengeluarkan uang hingga berpuluh-puluh juta demi memasukkan anaknya jadi polisi. Jawaban abang saya ketika itu: “ngga usah pake uang pak, kan namanya juga test ya dijalanin aja kalo lulus alhamdulillah, kalo ngga lulus ya ngga papa”

Modal ayah ibu saya ketika proses test abang saya berlangsung adalah puasa senin kamis dan sholat malam. Seperti kebanyakan orang jawa, ibu saya masih mempercayai ketika mempuasakan anaknya akan ampuh mengabulkan doa-doanya. Dari kakak saya yang tertua sampai adik saya yang termuda, setiap kami sedang melalui proses ujian, entah itu ebtanas, umptn, atau test-test interview diberbagai perusahaan, ibu saya akan mempuasakan kami. Ayah saya memang sudah rutin berpuasa senin kamis sejak dia didiagnosa mengidap diabetes.

Satu demi satu test dijalani abang saya, dan akhirnya lulus. Walaupun sebenarnya dia ingin masuk akmil dengan alasan supaya bisa jadi menteri (alasan ini sungguh-sungguh diucapkannya ketika interview penjurusan), tapi dia dipandang lebih cocok masuk akpol. Sejak dia lulus akpol dan mulai berdinas 12 tahun yang lalu, tidak satupun rumah pribadi dia miliki, mobil yang dia punya sekarang juga hasil kreditan yang baru berani dia ambil 5 tahun yang lalu. Pernah satu kali saya liat isi dompetnya, ngga ada isinya. Pernah juga satu kali saya menginap dirumah dinasnya, saya intip buku tabungannya isinya tidak membuat saya ternganga.

Saya sedih luar biasa ketika semua media memberitakan kpk vs polri. Ketika adik saya ikutan heboh bertanya masalah itu kepada abang saya dia terlihat resah juga, jawabannya cuma “udah deh de, ngga usah ditonton”. Saya bisa mengerti keresahannya, kenapa media ngga mengekspos buaya-buaya kere macam abang saya. Tapi seperti kata Pak Hoegeng, ketika kita berbuat baik orang tidak akan ingat, tapi ketika keburukan yang kita buat itulah yang akan diingat orang.

Saya ingat ketika abang saya pindah tugas dari polda sumsel ke polres batu raja ogan komering ulu, dia mengirimkan sms ke saya. Isinya singkat:

“De, doain aku ya aku mau pindah lagi ke polres batu raja”

Jawaban saya:

“Oke mas, jangan jadi polisi korup ya!”

Jawaban abang saya:

“Iya insya Allah, doain aku terus ya”

Pasti! Akan selalu saya ingatkan dan doakan!

h1

WooHooo…

December 30, 2009

Tiket sudah di tangan, ngga jadi menghabiskan satu lagi long wiken di balikpapan

Pengen ke Bandung… :D

h1

2 long weekend down, one more to go

December 28, 2009

Yup! satu lagi long wiken yang harus dilewati di balikpapan.

Dulu (banget), ngga bisa ngeliat tanggal merah berderet-deret, pasti langsung cari tiket. Jika destinasi-nya bukan Jakarta, maka cari hotel. Jika itu merupakan destinasi yang baru dan tidak ada teman ditempat tujuan maka cari tour atau dowload map dan browsing sebanyak mungkin informasi tentang tempat baru itu.

Ketika status berubah dari single menjadi menikah tanpa anak, selama tanggal merah berderet-deret itu di periode ketika oppa (my husband -red) libur, maka prosedur seperti diatas masih tetap dilakukan. Ketika oppa kerja, tapi ada tanggal merah, maka tujuannya lebih banyak ke jakarta.

Ketika status berubah lagi dari menikah tanpa anak menjadi menikah dengan anak, selama tanggal merah berderet-deret (bahkan tidak berderet-deret pun) diperiode ketika oppa libur, maka prosedur diatas tetap dilakukan. Hanya ketika oppa kerja, saya dan Faiz setia menunggu dirumah. Beberapa kali saja kita travelling tanpa ayahnya Faiz, kebanyakan waktunya sudah saya set supaya saya pergi berdua dulu dan ayahnya menyusul dimanapun kami berada. Ini terjadi ketika saya dan Faiz berduaan saja di Pau, disana setahun bisa libur sampai maximum 51 hari. Kalo ngga dipakai bakalan hangus. Jadi disiasati supaya cuti bisa dihabiskan dengan liburan formasi lengkap.

Sejak kembali dari Pau, saya tidak terlalu antusias menghadapi tanggal merah berderet-deret. When i think that i really need a break, maka saya akan cuti. Tidak peduli ada tanggal merah atau tidak. And i don’t know why, i just feel comfortable spending my free time at home. Ternyata tidak terlalu membosankan menghabiskan long wiken di balikpapan. Seperti 2 kali long wiken yang baru saja lewat. Saya hanya butuh mall, bioskop, buku, dvd serial korea. Semua terasa menyenangkan :)

watching movies: Sang Pemimpi (sampe 2x nonton ya ampyun!), Avatar (si Faiz sampe melongo, tidak keberatan untuk nonton lagi!)

buku: AlphaWife, Surat Kecil Untuk Tuhan, Penyunting Sinting, Benny & Mice Lost in Bali, Dari presiden ke presiden

Korean series: Partner (cowonya ganteng!), Worlds Within (cowonya ganteng!), Gourmet (suka sekaliii.. tentang masakan sih!)

h1

Am i a weird mom?

December 24, 2009

Seminggu belakangan status teman-teman di facebook terutama yang memiliki anak-anak usia sekolah mainly tentang hasil rapor anak-anak mereka di sekolah. Isinya rata-rata ucapan syukur kepada Tuhan YME atas nilai rapor yang bagus, anaknya jadi juara kelas dan seputaran tentang hal itu lah. Hanya tentang sebuah nilai …

Saya juga sedang menunggu pembagian rapor Faiz, minggu depan tanggal 29. Karena dia masih playgorup dipastikan rapornya ngga ada sesuatu yang berbetuk angka, tapi dikategorikan baik, sedang atau butuh perbaikan. Namun jikapun dia sudah masuk usia sekolah yang lebih tinggi dan memiliki rapor yang penilaiannya berupa angka-angka, apakah dia jadi juara kelas atau tidak bukan prioritas saya. Saya berprinsip kecerdasan akhlak dia yang jauh lebih membanggakan buat saya daripada nilai matematikanya, bahasa inggrisnya atau nilai pelajarannya yang lain. Yang saya akan tanyakan ke guru Faiz disekolah ketika harus mengambil rapor dia adalah bagaimana dia memperlakukan guru-gurunya, teman-temannya, apakah dia pandai berempati, apakah dia pandai bertoleransi, jika memang dia mendapat nilai yang bagus apakah dia mendapatkan nilai tersebut dengan cara yang jujur,dll. Di dalam pemikiran saya jika seorang anak memiliki kecerdasan akhlak maka imbasnya adalah dia akan memiliki kecerdasan kognitif juga. Semacam bonus dari Tuhan…

h1

Fish Steak Modifikasi

December 22, 2009

Mungkin ini salahsatu pengejawantahan kecintaan terhadap indonesia…

Jika steak biasanya disajikan bersama french fries, sayuran yang terdiri dari kacang polong; buncis ; jagung dan wortel, maka steak yang ini disajikan hanya bersama french fries dan terong goreng. Rasanya sedikit aneh jika dimakan bersama saos sambal mungkin akan terasa nikmat jika disajikan bersama sambal terasi.

Sepertinya hanya ada di restoran di kantor saya