h1

Perfect Birthday Gift

November 10, 2009

Setelah saya berkontemplasi dan mengingat kembali apa saja yang sudah saya lakukan (baik & buruk) sejak pertambahan umur saya setahun yang lalu. Ternyata memang Allah yang Maha Baik selalu memberikan kejutan-kejutan di minggu pertambahan umur saya. Rasanya saya posting suatu kejadian di hari ulang tahun saya setahun yang lalu di sini.

Minggu lalu seperti yang sudah saya posting disini, juga banyak kejutannya. Dimulai dari meeting yang memilukan hati sampai personal development interview sana sini tepat di hari ulang tahun saya. Awalnya saya berpikir, ini mungkin some kind of “just for laugh” show, they must be kidding me and just to tease me, to make fun of me in my birthday. Tapi mereka kan ngga tau kalo hari itu saya ulang tahun. Ngga ada yang ingat kecuali my very best friends and my families in fact. Jadi apa gunanya mereka mempermainkan saya?

I made my self clear sekitar 2 bulan lalu untuk menjawab pertanyaan yang sama. Saya tidak mau. What is so cool being a manager? Saya sudah merasa cukup dengan apa yang saya kerjakan sekarang. Tantangan kalian untuk menambah tanggung jawab saya tidak begitu menarik sekarang. Mungkin kalau kalian menawarkan ke saya 3 tahun yang lalu dengan senang hati I will grab that opportunity. Tapi sekarang? Saya punya hal-hal yang ingin saya capai sebelum kesempatan saya tidak ada lagi. And being a manager is not one of them. Saya tidak mau waktu saya untuk mencapai impian saya berkurang karena tanggung jawab di pekerjaan bertambah. Dengan waktu yang saya punya sekarang saja seringkali berasa tidak cukup, pengennya sehari itu kalo bisa 50 jam. Apalagi kalo saya menerima tantangan mereka, makin berkurang aja jatah waktu untuk orang-orang yang saya cintai. Herannya kenapa meraka ngga bisa menerima alasan penolakan saya ya? Apa di jidat saya  tertulis besar-besar: MANAGER WANNABE

Tahukan kalian deep down inside saya bercita-cita jadi guru supaya bisa sampai rumah lebih cepat, banyak waktu senggang untuk baca buku, merubah posisi furniture di rumah saya, masak untuk suami dan anak-anak saya. Sederhana saja… Sesederhana itu tapi saya belum memiliki keberanian mewujudkannya sekarang.

Ah…saya rindu suami saya, belahan hati saya…

Oppa, cepatlah pulang. Banyak hal yang saya mau ceritakan…

Anyway busway, yang ini baru perfect gift -ngarep.com-

powershotg11-banner_2

canon G11

 

 

h1

Au revoir age 30

November 7, 2009

Encore une chance d’ameliorer ma qualite de vie

Des choses arrivent dans l’annee passe

Les lecons pour le chapitre suivant

J’espere, je serai mieux des annees prochaines

en tous les aspects

pour ma famille, coleagues, et mes amis

joyeaux anniversaire cherie!!

 

 

h1

Hadist Of The Day

November 7, 2009

Hari ini 2x dapet hadist yang sama, satu dari guru ngaji yang emang setiap sabtu rutin, yang kedua dari temen di facebook. Bagus, supaya kita ngga patah semangat untuk berdo’a

Tak seorangpun pendoa melainkan dia berada di antara salahsatu kelompok ini: kadang ia dipercepat sesuai permintaannya, atau ditunda (pengabulannya) demi pahalanya, atau dia dihindarkan dari keburukan yang menimpanya (HR. Imam Ahmad dan Al-Hakim)

Jangan menyerah… tetap berdo’a!

h1

Hanya

November 5, 2009

DSC_7960_DxO

Hanya butuh pelukannya

sebagai pelipur lara

Hanya butuh senyumannya

sebagai penjaga asa

Hanya butuh aromanya

sebagai penyejuk jiwa

Raga ini sempurna

dalam dekapannya

h1

Kronologi meeting yang memilukan

November 4, 2009

Aaarrrggghh… i hate to present something that is not me who prepare the materials because it will be a mess, BIG MESS!!!

Bukan untuk pembelaan diri, tapi ini hanya untuk guidelines diriku sendiri ketika harus dimintai pertanggung jawaban atas apa yang sudah diputuskan dan tertera di dalam minutes of meeting.

02 Nov 09: Leaving Balikpapan

03 Nov 09:  Breakfast time. Salahsatu teman dari team yang sama menerima telfon dari team lain yang intinya meinta bantuan tim kami untuk memberikan penjelasan tambahan yang diminta pihak otoriti. Karena jika ini tidak dilakukan pagi itu juga maka pihak otoriti tidak akan menandatangani notulen rapat dengan team tersebut.

Kami sepakat, ganti baju langsung berangkat ke hotel tempat meeting

Sesi pagi

Di hotel, kami diminta untuk menemui bapak yang bertanggung jawab untuk team yg menelpon kami. Maka setelah bertemu beliau, kami diperkenalkan kepada bapak pihak otoriti yang membutuhkan penjelasan tambahan. Dari 3 lapangan yang harus memberikan penjelasan, ada 1 lapangan yang sesi presentasinya baru keesokan harinya (tgl 4). Tapi bapak penanggung jawab team tsb tidak mau menunggu sampai besok untuk penjelasannya, harus pagi ini juga kata beliau. Beliau menambahkan lagi, cuma gara2 secuil budget kita ngga dapet approval keseluruhan budget, jadi tolong minta presentasi dari lapangan itu dan salahsatu dari kalian yang presentasi. Akhirnya dengan terpaksa, kami mengiyakan. Sialnya saya lah yang kebagian presentasiin sumur dari lapangan itu… Hasilnya pihak otoriti tidak menyetujui rencana pekerjaan disumur ini, tapi masih bisa dimasukkan dalam revisi anggaran. Sebelum dimasukkan ke notulen rapat, saya menelfon engineer yang mengirimkan presentasinya ke saya, dan dia seems ok dengan keputusan pihak otoriti. Semua sepakat, dan masuklah option itu ke minutes of meeting. But still, it is not approved, and i did the presentation

Sesi siang

Setelah kebetean hasil rapat di pagi hari, saya sedikit terkecoh dengan awal kelancaran rapat di sesi siang. Di awal rapat semua terasa baik-baik saja. Tapi ketika masuk ke dalam agenda budget untuk study abroad. Here comes the worst part. Semua pertanyaan mengenai item-item di presentasi itu yang lagi-lagi bukan saya yang buat terasa sangat detail. Btw, prolognya kenapa presentasi ini ngga jadi dipresentasiin sama yang bikin karena kebetulan warna kulitnya beda sama kita, sementara pihak otoriti maunya yang lancar bahasa pribumi. Ndilalahnya lagi kok ya si orangnya punya masalah sama ijin kerja di indonesia. Ya sudahlah tertimpalah saya. Pertanyaan detail dari pihak otoriti ini sungguh bikin sakit perut. Dari 7 item yang saya presentasikan, ngga ada satupun disetujui budgetnya. Lemes….

Ketika ada kesempatan, saya melakukan approach ke dua. Diulang lagi dari item no 1 sampe no 7. Sedikit kemajuan , item 2 dan 6 pending tapi masih bisa dimasukkan dlm revisi budget, item 1 dan 3 dan 4 diubah menjadi studi dalam negeri, item 5 dirubah formatnya, item 7 dimasukkan ke budget bagian lain. Alhamdulillah…

Lapor ke Balikpapan

Hmmmm… cape dengernya, merepet aja si pakde. Dia pikir semudah membalikkan telapak tangan untuk bisa dapetin uang negara Indonesia!! Saya sendiri aja dengan sadar tidak bisa menerima presentasi ini karena bertentangan dengan hati nurani, apalagi pihak otoriti yang jelas2 pemegang kendali. Tapi ya sudah saya dengarkan ocehan dia

Melakukan approach ketiga ketika ada kesempatan lagi.  Sungguh memilukan dengan kerendahan hati saya minta direview lagi dengan bapak pihak otoriti, alhamdulillah mereka mau. Diulang lagi dari item 1 – 7. Bedanya hanya di item 1 yang sebelumnya merupakan studi luar negeri bisa di approve asal ada klarifikasi dari kita. Langsung lapor ke Balikpapan, minta detail yang diminta bapak itu. Gini aja dong jawabannya:

” gimana kita bisa ngasi detailnya kalo definisi pekerjaan itu hanya asistensi dan QC?”

Saya cuma bilang: “whatever, mereka minta detail, kalo kita ngga bisa kasi jangan harap ada approval. Tapi kalo kalian mau saya untuk coba approach lagi ke mereka, fine saya akan lakukan. Apa sih yang ngga buat kalian??

Menjelang jam 5.30 sore, membuat janji sama bapak pihak otoriti untuk diberikan kesempatan sekali lagi. Dan beliau setuju, pagi 4 november jam 8 kita bertemu kembali

Pembatalan tiket to BPN, diganti Rabu sore, semua penuh. Dapetnya Kamis sore jam 3. Oke.. Sudah terlalu lelah untuk argue.

4 Nov 09: kembali mereview dengan mereka, item 1 tetap menjadi study abroad tapi dipotong budgetnya sampai setengah kali. Yang lain tetap aja ngga ada perubahan. Sudah saya duga, sampe saya berbusa-busa menjelaskan juga memang ngga akan berubah. Kebijakan mereka jelas, bisa dipahami. Tidak boleh sembarangan menggunakan uang negara untuk membayar mereka yang katanya lebih ahli dari kita

Jam 4h30 sore, minutes of meeting selesai. semua lega.

Telfon-telfon-an sama travel agent karena saya ingin pulang malam ini juga ke balikpapan. Kangen  sekali sama Faiz.. :(

Tidak juga ada seat sampai besok siang jam 1h20.

Baiklah aku sudah terlalu lelah, dan tidak sanggup menunggu besok untuk memeluk Faiz-ku tercinta. Jadi aku putuskan:

” Mba, tolong diupgrade ke bisnis. Aku ngga peduli kalo harus bayar sendiri yang penting bisa pulang malam ini”

And here I am, in executive lounge cengkareng airport…

 

 

 

h1

Boneka Horta

November 2, 2009

Atau juga biasa disebut rumput Horta. Pernah sekilas melihat ulasannya disalahsatu stasiun tv. Dikembangkan oleh beberapa mahasiswa IPB yang kemudian mereka komersialisasikan.

Waktu cuti ke jakarta, tidak sengaja menemukan boneka ini dijual disudut kios kecil di salahsatu mal di depok. Harganya 20 rb rupiah saja, jadi dengan senang hati aku beli. Penasaran pengen menumbuhkan rumput ini dari kepala boneka kura-kura :D

Ini cara menumbuhkan si rumput horta:

Lepaskan plastik pembungkus luar dan dalam dari boneka

Rendam boneka dalam air ± 1 jam dengan posisi terbalik

Angkat dan letakkan boneka horta pada wadah

Siramkan air pada badan boneka setiap hari

Selama seminggu pertama, tempatkan boneka di tempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung

Rambut baru akan tumbuh setelah ± 1 minggu

Dan inilah hasil rumput hortaku:

boneka horta

Lucuuuuu yaaaaaaaaaaaaa …………….. :D

h1

Kesal!

October 28, 2009

Saya kesal bukan main

Orang ini mungkin terlalu sibuk

Sampai tidak punya waktu sedetikpun untuk

(mau?) mengangkat telfon saya

(mau?) membalas email saya

(mau?) menemui saya

Baiklah, I’ve enough with you

Dari jumat minggu lalu kerjaan saya tidak kunjung selesai karena anda

Anda boleh merasa menang dengan kelakuan anda

Yang entah memang disengaja atau tidak

hanya Tuhan yang tau

Saya sudah dapat semua klarifikasi yang saya butuhkan

Untuk menyelesaikan pekerjaan saya

Walaupun bukan dari mulut anda

 

 

 

h1

Pindah rumah (lagi)

October 27, 2009

The good things dari pindahan adalah bisa menemukan barang-barang lama yang dikira hilang padahal tersembunyi somewhere diantara kardus-kardus berdebu, baju-baju yang punya nilai historis tinggi (secara ukuran maksudnya :D ) tersembunyi diantara koper-koper atau bahkan curhat-curhat masa lalu yang jadi lucu ketika dibaca kembali terselip diantara buku-buku dan foto-foto lama yang bikin kangen sama teman-teman. Satu hal yang bikin saya terharu, saya menemukan surat cinta dari ponakan saya :D

Diantara curhat-curhat masa lalu saya, saya menemukan banyak curhatan saya ditulis dalam bahasa jerman. God, kalo sekarang udah ngga bisa lagi deh nulis dalam bahasa jerman. Udah lupa!

Diantara curhat-curhat saya, saya menemukan ada puisi. Bisa juga toh nulis puisi, lucunya…. Tapi yang ini jelas ini ngga akan jadi konsumsi publik, malu… :D

Diantara foto-foto lama, ada foto-foto yang sudah digunting disana-sini. Saya jadi nebak-nebak, kenapa itu foto saya gunting-gunting dan siapa korban yang saya gunting :D

Diantara barang-barang yang saya kira hilang, saya menemukan kembali jaket jeans levi’s milik bapakku almarhum tercinta yang sumpah belel abis. Sebelumnya sempet heboh nyariin ini jaket. Di rumah di jakarta ngga ada. Di rumah depok ngga ada. Waktu di Perancis juga ngga ada. Karena suka dipinjem suami, maka dia lah prime suspect alias tertuduh utama atas hilangnya jaket ini. Alhamdulillah ketemu juga :D

Diantara barang-barang yang saya kira hilang, saya menemukan kembali CD player saya. Dulu setelah walkman, CD player sempat ngetrend kan. Kalo sekarang kayanya udah kalah sama iPOD atau MP3 player sepertinya :D

Diantara baju-baju lama yang terselip di koper-koper itu, lumayan membanggakan diri, ternyata aku bisa kurus juga (dulu) :D

Walaupun melelahkan jiwa dan raga, tapi sangat melegakan bisa kembali ke rumahku sendiri. Ah… tidak sabar ingin posting surat cinta dari ponakanku! :D

 

 

 

 

h1

Faiz (ngga jadi) hilang!!

October 26, 2009

Alhamdulillah…

Memang benar adanya seperti yang diberitakan di tv ketika anak hilang, anak jatuh di mall, itu akibat kelalaian orang tua. Saya mengalaminya sendiri tadi malam

Suami saya lebih suka berada diarea elektronik ketika harus mengantar saya belanja ke supermarket. Tadi malam karena keperluan yang harus saya beli banyak dan beragam untuk keperluan pindahan rumah, supaya cepat selesai saya minta suami membawa Faiz dan ini diluar kebiasaan saya. Selesai belanja kurang lebih 1 jam, saya melihat antrian yang panjang di kasir. Maka saya putuskan untuk langsung mengantri di kasir dan menlfon suami saya untuk memberitahu. Ketika saya telfon pertama, semuanya masih baik-baik saja. 10 menit saya mengantri di kasir, ada telfon masuk dari suami saya. Dia bertanya apa Faiz sama saya karena tiba-tiba dia ngga ada aja. Saya panik sepanik-paniknya. Langsung keluar antrian kasir, lari ke arah information (god kenapa jauh banget sih informationnya) sambil menitikkan airmata. Kira-kira 5 meter sebelum sampai information, saya mendengar pengumuman:

“Telah terpisah dari orangtuanya anak laki-laki bernama Faiz, mengenakan baju hijau….”

Alhamdulillah, dia ditemukan sama pelanggan lain yang melihat dia sedang menangis dan dengan baik hatinya diantar ke information. Alhamdulillahnya lagi, ketika ditanya namanya siapa dia bisa jawab. Sayang saya tidak sempat bertemu pelanggan baik hati yang mengantarkan anak saya ke information desk. Terima kasih banyak semoga Allah selalu memberkahi keluarga dan harta Anda.

Selidik punya selidik tenyata Faiz mencoba mencari saya sampai akhirnya dia terdampar di information desk. Walaupun dia tidak menjawab ketika ditanya kenapa harus mencari ibu ketika sama ayah, saya bisa menebak kenapa…

Tidak ada lain kali untuk hal seperti ini

h1

Klub Poligami

October 21, 2009

Dirumah nonton berita disalahsatu stasiun TV tentang adanya klub poligami, apa ngga ada klub lain yang lebih penting dan bermanfaat untuk didirikan ya? Herannya justru di dominasi perempuan. Lebih muaknya lagi pake ditampilkan sekilas wawancara pemberi poligami award (God, please forgive me!), dan kira-kira ini yang dia bilang:

“Poligami itu bersumber dari Al Quran. Poligami itu sunnah. Sunnah itu kan kalo kita kerjakan mendapat pahala, kalo kita tinggalkan kita akan rugi. Kan ada hadist nabi yang isinya menikah itu sunnah maka yang tidak menikah mereka tidak mengikuti sunnahku” -diakhiri dengan terkekeh-kekeh, sungguh menyebalkan-

Saya rasa orang ini ngawur. Dari omongannya dia saja kita bisa menyimpulkan bahwa yang sunnah itu menikah, bukan poligami!! Mungkin ada benarnya untuk orang-orang (terutama kaum wanita) yang menentang segala bentuk per-poligami-an bahwa orang-orang seperti bapak yang diwawancara itu menafsirkan ayat-ayat tentang poligami setengah-setengah. Secara saya orang awam, saya hanya tau memang poligami itu diatur dalam islam.

Bapak Quraisy Shihab yang juga diwawancara dalam pembahasan ini menuturkan:

” Poligami memang diatur dalam islam. Tetapi bukan anjuran. Karena jika itu anjuran Allah pasti sudah menyiapkan kaum perempuan sedikitnya 2 atau 3x dari jumlah pria. Poligami dibolehkan untuk kondisi-kondisi tertentu saja dan aturannya sangat ketat”

Saya agak bingung juga mendengar penuturan bapak ini, karena sekarang jumlah perempuan sepertinya sudah 2x jumlah laki-laki apakah berarti sekarang mereka dianjurkan utuk berpoligami? Entahlah…

Yang jelas, saya berhubungan dekat dengan perempuan-perempuan yang dipoligami. None of them are happy!! That’s for sure. Jadi kalo klub poligami berisi para perempuan yang bahagia dengan per-poligami-an maka ada beberapa kemungkinan: para perempuan itu berada di tingkat yang paling atas dalam hal keikhlasan dan keimanan ; alasan ekonomi jika mereka memilih berpisah dari suaminya maka tidak sanggup menafkahi diri sendiri; memikirkan nasib anak-anaknya jika harus berpisah atau kemungkinan-kemungkinan lain yang hanya mereka dan Allah yang tahu.

Wallahu alam bishowab