seminggu terakhir ini dan mungkin sampai minggu depan, kebanyakan status teman-teman di facebook masihlah berkisar mengenai hasil evaluasi belajar anak-anak mereka di sekolah. turut berbahagia atas prestasi putra putri kalian di sekolah. faiz belum ambil rapor, planningnya tanggal 29. tapi tanpa rapor, buat saya dia sudah jadi juara. anak nomor satu diseluruh dunia. bagaimana tidak, diumurnya yang baru 5.5 tahun dia sudah bisa bacaan sholat kecuali bacaan tahiyat. masya Allah, saya dulu diusia dia jangankan hapal bacaan sholat, ikut-ikutan orang tua sholat juga tidak. darimana saya tahu kalau anak saya hafal bacaan sholat kecuali bacaan tahiyat? jadi malam itu dia memilih sholat sendirian, tidak berjamaah dengan kami. dan ketika sholat dia mengencangkan semua bacaan sholatnya. ingin menangis rasanya mendengar dia melafalkan bacaan-bacaan itu. bacaan al fatihah, bacaan ruku, robbana wa lakal hamd, bacaan sujud, bacaan duduk diantara dua sujud, dan bacaan tahiyatnya yang belum sempurna. terus terang saya pribadi belum pernah mengajarkan bacaan-bacaan sholat ini, hanya surat-surat pendek untuk dia hafalkan dan do’a-do’a karena saya pikir dengan dia mau mengikuti kami sholat 5 waktu saja sudah luar biasa. sambil jalan akan saya mulai ajarkan bacaannya. jadi bisa saya pastikan ini adalah hasil belajar di sekolahnya. selama di sekolah saya tahu sholat dhuha selalu menjadi jadwal pagi mereka, kemudian karena faiz setelah sekolah mengikuti extended program dia punya kesempatan sholat zuhur dan ashar di baby school atau tempat penitipan sampai sore. dan inilah berkahnya alhamdulillah. jadi nikmat mana lagi yang kau dustakan non?